Siang hari bergabung kumpulan malamSebatas senja yang tenggelam
Ini bagian rautan muka mu yang terungkap
Dari kaca kecil pelupuk lara
Selalu sajak selalu patah selalu begini
Tak berarti belum tak berarti bisa
Puji - pujian terungkap dari 4 mata 2 insan
Yang ku curi tapi tak kusadari
Yang kau rasa tapi tak kau tumpahkan
Bukan segenap rasaku yang membebani mu
Kering rasa seperti Kering hati
Hijau daun seperti awal berkenalan
Semua sudah lengkap
Semua ini semoga jelas
Jelas dengan senja yang tenggelam
Jelas dengan semua hari
Jelas telah terungkap
"Aku sangat mengerti bahkan sangat memahami arti semua ini. Ungkapan hati yang sangat terarah dan tak ada sedikitpun bait yang membuat aku sakit hati. Justru aku malu pada diri ku sendiri yang tak tau diri. Ternyata semua sikap ku membuat kau pergi dari hidup ku. Aku bingung saat aku ada masalah bathin yang mengingatkan ku pada seseorang yang seharusnya tak perlu lagi ku ingat. Aku butuh kamu tuk memberikan aku support bathin agar aku mampu melupakannya bahkan membuangnya jauh dari fakir ku.
Tapi apa yang bisa ku lakukan saat kau lambaikan puisi itu menjadi akhir pertemanan kita. Aku berharap kau punya waktu tuk mendengar, menasehati aku. Thanx before.
Aku sangat merindukan mu…"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar